Apresiasi Transparansi Kinerja Kementan melalui Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025
Senin, 23 Desember 2025 - Kementerian Pertanian (Kementan) menyelenggarakan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Kementerian Pertanian Tahun 2025 sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen insan Kementan dan mitra media dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, informatif, dan akuntabel.
Rangkaian kegiatan diawali dengan diskusi panel yang mengangkat isu strategis penguatan komunikasi publik Kementan. Pada sesi pertama, konsultan komunikasi Royston Indonesia memaparkan materi bertajuk Publikasi Strategi Komunikasi 2026, yang menekankan pentingnya penyusunan narasi kebijakan yang adaptif, terintegrasi lintas kanal, serta berorientasi pada kebutuhan publik di tengah dinamika informasi digital.
Selanjutnya, diskusi dilanjutkan dengan paparan akademisi dari Universitas Indonesia mengenai Penguatan Employee Advocacy di Kementerian Pertanian. Dalam paparannya disampaikan bahwa keterlibatan aktif pegawai sebagai duta informasi institusi menjadi salah satu kunci keberhasilan komunikasi publik, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan dan program Kementan.
Usai diskusi panel, acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada media massa serta Unit Kerja/Unit Pelaksana Tugas (UPT) Informatif. Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Pertanian sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dalam penyebarluasan informasi publik yang berkualitas, berimbang, dan mudah diakses masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Pusat Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Pangan (BRMP Tanaman Pangan) bersama Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawahnya berhasil meraih predikat Informatif. Capaian ini menjadi pengakuan atas komitmen BRMP Tanaman Pangan dalam menyediakan layanan informasi publik yang transparan, responsif, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, sekaligus mencerminkan upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas komunikasi dan pelayanan kepada masyarakat.
Puncak kegiatan ditandai dengan arahan Menteri Pertanian yang sekaligus menutup rangkaian acara. Dalam arahannya, Menteri Pertanian menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian penting dari upaya membangun kepercayaan publik dan memperkuat legitimasi kebijakan pertanian nasional. Menteri juga mendorong seluruh jajaran Kementan untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi, memperkuat kolaborasi dengan media, serta memanfaatkan kanal digital secara optimal.
Melalui Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Kementerian Pertanian 2025, Kementan berharap semangat transparansi dan komunikasi yang efektif dapat terus tumbuh dan menjadi budaya kerja, guna mendukung pembangunan pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.